Cara Pointing Subdomain ke VPS dengan Provider yang berbeda – menggunakan Nginx

Kamu punya Domain untuk website dan sedang build web-based apps di VPS? Jangan beli domain baru buat aplikasi kamu. Lebih baik buat subdomain untuk VPS kamu. Selain menghemat biaya, menggunakan subdomain bisa membuat aplikasi kamu lebih terlihat menyatu dengan website-mu sehingga lebih profesional. Lalu bagaimana caranya? Langsung aja kita praktek!


Sebelum memulai, siapkan data berikut:

  • IP Address VPS: IP publik dari server VPS mu.
  • Akses ke DNS Provider: Panel pengelolaan DNS dari penyedia domain mu.
  • Nama Subdomain: Nama subdomain yang ingin diarahkan (contoh: blog.example.com).

  1. Login ke Panel DNS Provider Masuk ke akun DNS provider tempat domain mu dikelola, seperti Cloudflare, GoDaddy, atau Namecheap.
  2. Tambahkan A Record
    • Pilih opsi untuk menambahkan A Record.
    • Masukkan detail berikut:
      • Type: A
      • Name: Nama subdomain (contoh: blog untuk blog.example.com).
      • Value: IP Address VPS (contoh: 192.168.1.10).
      • TTL: Biarkan default atau pilih nilai rendah, seperti 300 (5 menit).
    • Simpan perubahan.
  3. Verifikasi A Record Setelah menambahkan A Record, gunakan DNS Checker untuk memeriksa apakah subdomain sudah mengarah ke IP VPS mu.

  • Propagasi DNS memerlukan waktu, biasanya beberapa menit hingga 48 jam, tergantung pada DNS provider.
  • Gunakan perintah berikut di terminal untuk memeriksa status DNS:
  nslookup subdomain.example.com
  dig subdomain.example.com

Pastikan hasilnya menunjukkan IP VPS mu.


Jika kamu menggunakan Nginx sebagai web server di VPS, tambahkan konfigurasi untuk subdomain:

  1. Buka File Konfigurasi Nginx
   sudo nano /etc/nginx/sites-available/subdomain
  1. Tambahkan Server Block untuk Subdomain Berikut contoh konfigurasi dasar:
   server {
       listen 80;
       server_name blog.example.com;

       root /var/www/subdomain;
       index index.html;

       location / {
           try_files $uri $uri/ =404;
       }
   }
  • Ganti blog.example.com dengan nama subdomain mu.
  • Pastikan direktori root /var/www/subdomain sudah dibuat dan memiliki file index.html.
  1. Aktifkan Konfigurasi Buat symlink ke folder sites-enabled:
   sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/subdomain /etc/nginx/sites-enabled/
  1. Periksa dan Restart Nginx Periksa konfigurasi Nginx untuk memastikan tidak ada error:
   sudo nginx -t

Jika berhasil, restart Nginx:

   sudo systemctl restart nginx

Jika subdomain tidak langsung dapat diakses, coba flush DNS cache di perangkat kamu:

  • Windows:
  ipconfig /flushdns
  • macOS/Linux:
  sudo dscacheutil -flushcache

Setelah itu, coba akses subdomain mu di browser.


  • Penyebab: Subdomain tidak terdeteksi di DNS.
  • Solusi: Periksa kembali konfigurasi A Record di DNS provider dan pastikan propagasi selesai.
  • Penyebab: Konfigurasi Nginx belum sesuai.
  • Solusi: Periksa server block di Nginx dan pastikan server_name sesuai dengan subdomain.
  • Penyebab: Penyedia DNS memerlukan waktu lebih lama.
  • Solusi: Tunggu hingga propagasi selesai atau gunakan DNS publik seperti Google DNS (8.8.8.8).

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat dengan mudah mengarahkan subdomain ke VPS meskipun domain dan VPS dikelola oleh provider yang berbeda. Pastikan semua konfigurasi DNS dan server block sudah benar, serta berikan waktu untuk propagasi DNS selesai.

Jika kamu masih mengalami kendala, jangan ragu untuk menghubungi support DNS provider atau administrator server mu. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *